rumahhijaurakyat.com, SAMARINDA— Menjelang bergulirnya babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII cabang olahraga futsal pada 13 Desember 2025, seluruh tim peserta dari berbagai kabupaten dan kota mulai memantapkan persiapan. Sebagian besar kontingen telah tiba lebih awal di Kota Samarinda untuk menyesuaikan kondisi serta memaksimalkan kesiapan menjelang pertandingan resmi.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan tersebut, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Timur menggelar technical meeting pada Kamis (11/12/2025) pukul 15.30 WITA. Pertemuan dilangsungkan di gedung Stadion Sempaja, Jalan Kadrie Oening, Samarinda, dan menjadi agenda wajib yang harus diikuti seluruh perwakilan tim peserta.
Pada sesi pengarahan, pengawas pertandingan, Supratman menjelaskan secara rinci berbagai aturan yang akan diberlakukan selama babak kualifikasi. Ia memaparkan ketentuan mengenai akumulasi kartu, format dan sistem pertandingan, hingga regulasi penggunaan jersey home dan away. Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya kepemilikan lisensi resmi bagi pelatih kepala, manajer, maupun pemimpin tim sebagai syarat keabsahan dalam struktur ofisial.
Menurut Supratman, pemahaman terhadap regulasi merupakan bagian penting untuk menjaga kelancaran kompetisi. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti dan mematuhi setiap aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia maupun wasit yang bertugas.
Technical meeting tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Setiap tim mengirimkan ofisial terbaik mereka untuk memastikan bahwa seluruh informasi terkait teknis pertandingan dapat dipahami dengan baik, mulai dari jadwal pertandingan, prosedur administrasi, hingga mekanisme pelaporan kejadian di lapangan.
Dari Kota Balikpapan, rombongan hadir dengan formasi lengkap. Ketua AFKOT Balikpapan memimpin langsung kehadiran tim manajer, didampingi ketua harian, sekretaris, serta kepala pelatih. Kehadiran jajaran lengkap ini menunjukkan keseriusan Balikpapan dalam menghadapi babak kualifikasi Porprov tahun ini.
Sekretaris AFKOT Balikpapan, H. Watsito Hadi, menegaskan bahwa technical meeting merupakan agenda penting sebelum kompetisi dimulai. Menurutnya, seluruh ofisial harus memahami rangkaian mekanisme pertandingan agar tidak terjadi kesalahan teknis yang bisa merugikan tim saat pelaksanaan turnamen.
“Technical meeting ini memang wajib dan sangat penting. Dengan mengikuti pertemuan ini, para ofisial bisa memahami seluruh aturan sehingga saat pertandingan berlangsung, tidak ada lagi kebingungan atau miskomunikasi,” ujarnya.
Pada pembagian grup futsal kualifikasi Porprov Kaltim 2025, Tim Futsal Putra, Balikpapan satu grup dengan Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Berau dan Kutai Barat. Sementara tim Futsal Putri, Balikpapan akan bertemu Berau, Kutai Barat, Samarinda dan Kota Bontang.
Dengan telah dilaksanakannya technical meeting, seluruh tim kini tinggal menunggu kick-off babak kualifikasi Porprov Kaltim VIII 2025. Para peserta diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi seluruh regulasi demi terselenggaranya kompetisi yang tertib, profesional, dan berkualitas.(mn)
Tulis Komentar